Diduga Upaya Jegal Anies di Aceh, Penguasa Cabut Izin Penggunaan Lokasi Acara

Almuniza Kamal (foto: repro)

Banda Aceh | BeritaBagus – Tak ada angin tak ada hujan, pengelola Taman Ratu Safiatuddin atau Taman PKA di Banda Aceh mencabut kembali izin yang telah dikeluarkan untuk Partai NasDem Aceh. Rencananya, di lokasi yang bersebelahan dengan Kantor Gubernur Aceh itu, NasDem akan melangsungkan pertemuan masyarakat dengan Calon Presiden Anies Baswedan, Sabtu (3/12/2022).

Tapi, rencana tersebut besar kemungkinan batal. Lantaran, izin penggunaan Taman yang semula sudah diberikan, dicabut kembali oleh UPTD Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh. Alasannya karena tidak sesuai dengan ketentuan.

Menurut informasi, pada poin 2 ayat a dan b dari ketentuan penggunaan Taman tersebut disebutkan, bahwa kegiatan harus dilakukan sesuai dengan prosesdur penyewaan. Alasan ini dinilai terkesan mengada-ada. Sebab, dalam pengajuan izin sebelumnya juga sudah dijelaskan rencana penggunaan fasilitas publik tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Nova Lantik Tiga Kadis di Hari Terakhir Bertugas

Baca juga: Disdik Sediakan Dana Rp 17,8 M Beli Tanah SMK, Pemilik Hanya Dibayar Rp 7,3 M

Seorang warga Banda Aceh menduga, pembatalasan izin oleh UPTD Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh karena ada desakan pihak tertentu. Karena, acara itu dipastikan bakal dihadiri ribuan warga. “Peristiwa itu pasti akan memberi nilai tersendiri bagi Anies dan partai pendukung,” ujar warga yang tidak berkenan identiasnya ditulis.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal yang dikonfirmasi media, Rabu (30/11/2022), mengakui bahwa pihaknya sudah mencabut kembali izin penggunaan Taman Ratu Safiatuddin untuk acara Anies. Surat pembatalan itu, kata dia, dikeluarkan oleh UPTD Seni dan Budaya karena itu memang kewenangan bawahannya.

Almuniza menampik dugaan yang menyebut ada intervensi pihak luar yang menyebabkan Disbudpar mencabut izin penggunaan Taman PKA. Juga soal kemungkinan ada tekanan dari Pusat. “Tidak mungkinlah pak. Memang siapa Almuniza, sampai ditelpon dari Jakarta? Tidak sejauh itulah,” tepisnya dari KabarAktual, Rabu (30/11/2022).

Dia menjelaskan, pengaturan penggunaan Taman Ratu Safiatuddin memang berada di bawah kewenangan UPTD Seni dan Budaya. “Termasuk penggunaan fasilitas Taman Budaya. Itu kewenangan mereka,” kata Almuniza

Ketika diperrtanyakan, apakah mungkin pembatalan izin sebuah acara besar yang melibatkan tokoh nasional diputuskan tanpa koordinasi dengannya selaku atasan, Almuniza membenarkan itu. “Tapi, saya sangat sibuk dalam beberapa hari ini. Kemarin saya berada di Medan. Sekarang di Sabang. Mungkin mereka segan mengganggu saya karena mereka tahu saya dalam keadaan sangat sibuk,” kata Almuniza.

Ketua DPD Partai NasDem Aceh, Taufiqulhadi, yang dicoba konfirmasi mengaku sedang melakukan pertemuan membahas masalah tersebut. “Mohon maaf. Saya tidak bisa biacara dulu sedang rapat. Saya sudah tahu apa yang akan ditanyakan. Saya harus fokus rapat dulu, nanti akan saya hubungi kembali,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu (30/11/2022) siang.[]