Aceh Besar Dikepung Sampah, Kinerja Dinas Kebersihan tak Optimal

Salah satu titik pemuangan sampah sementara di Kajhu (foto: KabarAktual)

Banda Aceh | BeritaBagus – Banyak kawasan pemukiman di Kabupaten Aceh, akhir-akhir ini, dikepung tumpukan sampah. Puluhan truk sampah yang dimiliki Pemkab tidak bekerja maksimal. Sehingga, ada titik lokasi pembuangan sementara sampah tidak disambangi berminggu-minggu. Akibatnya sampah menggunung dan mencemari lingkungan.

Salah satu titik lokasi pembuangan sementara sampah di sekitar lapangan bola kaki Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam (arah Krueng Raya), contonya. Tumpukan sampah yang menggunung di lokasi ini jarang sekali diangkat oleh truk sampah. Akibatnya, sampah rumah tangga sering memunculkan aroma tak sedap.

Seorang tokoh masyarakat Kajhu yang identitasnya disimpan Redaksi media ini mengatakan, tumpukan sampah di desanya sering tidak diangkat oleh petugas Dinas Kebersihan Aceh Besar.

Baca juga: Sebarkan Foto Vulgar Gadis Aceh Besar, Pemuda Bubon Ditangkap

Baca juga: Bupati Mawardi Gagal Membangun Aceh Besar

Disebutkan, truk sampah jarang sekali datang untuk mengangkat sampah. Bahkan bisa bermingu-minggu tidak muncul. “Karena tidak tahan bau busuk, kadang-kadang warga berinisiatif sendiri membakar sampah yang sudah menggunung,” ujar warga ini.

Selain menimbulkan bau busuk, kata warga ini, tumpukan sampah di beberapa titik dalam desa tersebut juga rentan mendatangkan penyakit. Karena itu, ia meminta perhatian dan keseriusan Pemkab Aceh Besar. “Tolong perhatikan kesehatan warga. Untuk apa juga armada sampah dan Dinas Kebersihan,” tegas tokoh ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Besar, Muwardi, yang dikonfirmasi KabarAktual, Selasa (15/11/2022) mengatakan, petugas kebersihan di bawah kepemimpinannya bekerja dengan normal setiap hari. Untuk itu, Pemkab Aceh Besar mengoperasikan 53 unit truk untuk mengangkat sampah.

Muwardi menjelaskan, berdasarkan laporan dari para mandor yang mengawasi operasional truk sampah di lapangan, tidak ada ada daerah yang tak tertangani. Menurut dia, hanya di sebuah titik kawasan Mata Ie yang selama ini kurang tertangani dengan baik. “Itu pun akibat lokasinya agak sulit karena berada di atas bukit,” ujarnya.

Selain lokasi tersebut, kata Muwardi, berdasarkan laporan yang diterima dari mandor, tidak ada daerah yang menumpuk sampah. Semua beres. “Ternyata ada yang tidak beres. Besok saya akan turun sendiri, mengecek langsung ke lokasi,” ujar pejabat ini menutup pembicaraan.[]